Selamat Pagi , Anda Kena PHK !



Selamat Pagi , Anda Kena PHK ! - Seorang Chief Operating Officer sebuah perusahaan ternama dunia hari itu datang kekantornya yang megah tepat jam 7 pagi. Sang pemilik perusahaan memasuki ruang kerjanya tak lama kemudian. Setelah berbasa-basi sedikit, beliau berujar, My friend, katanya. Aku bangga dengan hasil kerjamu selama ini, lanjutnya. Sang CEO tentu saja bahagia mendengar pujian bossnya itu. Namun, lanjut si boss. Kali ini, hati CEO itu mulai dihinggapi tanda tanya besar. Para stakeholders kita menginginkan untuk menggantikanmu dengan seseorang yang lebih baik.. Saat itu juga, pagi yang cerah seakan-akan berubah menjadi gelap gulita sambil sesekali dikilati cahaya dari bunyi petir dan gelegar halilintar yang membuat jiwa bergetar. Sang CEO hanya bisa terpana. Seolah tidak percaya pada apa yang baru saja didengarnya. Seandainya, berita itu tidak ditujukan kepada CEO yang sedang kita bicarakan itu. Melainkan kepada anda. What are you going to do?

Selamat Pagi, Anda Kena PHK

Selamat Pagi, Anda Kena PHK [hanifanews]

Boleh jadi anda mengira bahwa percakapan diatas itu sekedar rekaan belaka. Tapi, jika anda mengikuti perkembangan dunia bisnis internasional akhir-akhir ini, anda akan menemukan bahwa pembicaraan semacam itu sungguh-sungguh terjadi didunia nyata. Korbannya? Banyak. Mulai dari orang nomor satu di bank terkemuka. Pemimpin perusahaan farmasi tercanggih. Hingga raksasa minuman berbahan dasar kopi yang aroma ketenarannya sampai kesini. Bahasa politik boleh mengatakannya dengan halus, semisal, pensiun dini atau golden shake hand. Tetapi, dalam bahasa kita, itu tidak beda dengan tiga huruf mengerikan bernama P. Dan H. Dan K. Sounds familiar, right? Yes, that PHK.

Anda tentu masih ingat kisah tragis legendaris yang menimpa kapal pesiar Titanic yang tenggelam pada tanggal 14 April 1912. Peristiwa itu diperkirakan menelan 1,500 korban jiwa. Para ahli mempercayai bahwa faktor utama yang menyebabkan banyaknya jumlah korban jiwa bukanlah semata-mata tenggelamnya kapal tersebut, melainkan, kurangnya jumlah sekoci yang ada dikapal itu dibandingkan dengan jumlah penumpang yang ada. Mereka begitu yakin bahwa Titanic tidak bisa tenggelam. Jadi, mengapa harus menyediakan sekoci? Konon, ketika perisiwa itu terjadi, sesungguhnya masih banyak waktu untuk melakukan penyelamatan. Namun, karena jumlah sekoci penyelamat hanya sedikit, hanya sebagian kecil saja yang bisa diselamatkan.

Dalam kehidupan kerja pun kita sering berpikir seperti itu. Kita begitu yakin bahwa kapal yang kita gunakan untuk mengarungi samudera dunia kerja ini tidak akan tenggelam. Sehingga kita tidak merasa penting untuk memiliki sekoci. Tetapi, berapa banyak sudah perusahaan yang gulung tikar dan kemudian tenggelam seperti halnya Titanic? Jika kita boleh berkata tanpa sensor, sesungguhnya dunia kerja kita lebih beresiko daripada Titanic. Apa yang terjadi pada Titanic adalah musibah bagi semua penumpang. Semua orang menghadapi masalah yang sama. Sebab, orang baik tidak ditendang keluar dari kapal. Tetapi, dalam sebuah perusahaan, sudah sering terjadi seorang karyawan ditendang keluar dari bahtera perusahaan semudah itu. Seperti peristiwa yang menimpa sang CEO diatas itu.

Jika itu bisa terjadi kepada pimpinan puncak sebuah perusahaan, maka tidak heran jika bisa dengan sangat gampangnya menimpa karyawan- karyawan dilevel lainnya. Ya. Tentu saja. Anda sudah tahu itu. Bahkan mungkin sudah banyak teman anda yang terkena PHK juga. Sayangnya, saat ini pun kita masih begitu yakinnya untuk mengatakan bahwa kita tidak akan mengalami nasib seperti itu. Sungguh, tidak ada yang menjaminnya. Sebab, bagaimanapun juga itu bisa menimpa siapa saja. Karyawan yang jelek. Karyawan yang bagus. Karyawan dilevel manapun juga. Direktur? Sudah banyak direktur yang terkena PHK juga, bukan?

Seseorang mungkin menganggap anda terlampau pesimis dalam memandang masa depan pekerjaan. Ada bedanya antara sikap pesimis dengan sikap antisipatif. Seseorang yang pesimis, memandang dari sisi negatif, dan dia tidak melakukan apa-apa untuk mempersiapkan dirinya, kecuali memelihara perasaan was-was. Sedangkan, orang yang antisipatif, memandang sebuah resiko secara rasional dan proporsional. Lalu dia mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi sulit jika terjadi sewaktu-waktu.

PHK adalah resiko kita sehari-hari. Kita tidak perlu terlampau percaya diri dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi pada kita. Atau sebaliknya terlalu takut jika mengalaminya. Sebab, selama kita mempersiapkan diri kita untuk menghadapi kemungkinan itu, maka yakinlah bahwa masa depan kita akan baik-baik saja. Paling tidak, kita tidak terlampau syok, jika itu benar-benar terjadi. Dan yang lebih penting dari itu adalah, memulai mempersiapkan sekoci itu dari saat ini. Sekoci yang selalu siap digunakan jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya.

Begitu beragamnya reaksi orang ketika terjadi PHK. Ada yang panik. Ada yang biasa-biasa saja. Ada pula yang senang alang kepalang. Ada orang yang mendapatkan golden shake hand tetapi hatinya miris dan menghadapi dunia didepannya dengan tatapan pesimis. Ada yang mendapatkan uang pesangon sekedar sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam undang-undang, namun, memandang masa depannya dengan antusias dan optimis. Mengapa sikap mereka bisa beda begitu ya? Ternyata, orang-orang yang sudah mempersiapkan dirinya untuk situasi sulit seperti itu lebih bisa menghadapi kenyataan itu. Mereka melihat sisi terangnya. Dan mereka menemukan bahwa, itu bukanlah akhir dari segala-galanya.

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Baca juga mengenai Menjadi Majikan Bagi Nasib Diri Sendiri

Thank you for reading article Selamat Pagi , Anda Kena PHK !




[Krupuk 7] Kebahagian adalah Pantulan

Motivasi dan Inspirasi - Sebagian orang dengan mudah mendapatkan kebahagiaan. Sebagian lagi perlu motivasi untuk bahagia. Sisanya jadi motivasi orang lain untuk mendapatkan kebahagiaan

Pada sebuah hutan hiduplah seekor anjing hutan betina bersama dua anaknya yang masih menyusui. Kedua anaknya benar-benar belum pernah keluar dari sarang mereka. Suatu hari sang induk merasa sudah waktunya mereka mulai lepas sapih dan mengenal dunia luar. Pergilah kedua anak anjing hutan itu dengan perasaan yang berbeda. Anak anjing hutan yang satu merasa sangat gembira, akan bertemu dengan hal-hal baru yang bagus dan menarik. Sementara anak anjing hutan yang lain merasa sebaliknya. Dia sangat khawatir, dia takut akan bertemu hal-hal yang akan mencelakakan dirinya.

Beberapa waktu kemudian mereka kembali tetapi dengan cerita yang berbeda.

Mak, di luar sana sangat luar biasa. Saat aku haus dan akan minum di suatu tempat yang banyak sekali airnya aku bertemu dengan seekor teman. Dia sangat baik dan ramah

Sedangkan cerita anak anjing satunya:

Mak aku malas ah ke sana lagi. Di tempat yang banyak airnya itu aku ketemu anjing yang galak, masak baru ketemu sudah marah-marah

Sang induk tersenyum, sambil membelai keduanya anaknya dia berkata,

Yang kalian datangi itu namanya danau. Dan yang kalian temui tadi bukan siapa-siapa. Dia hanyalah pantulan diri kalian sendiri di permukaan air

Teman-teman, kita berada dalam dunia yang sama, tapi kita memiliki perasaan yang berbeda-beda. Bahkan dalam ruangan dan waktu yang samapun kita bisa memiliki kadar kebahagiaan yang berbeda.

Apa yang kita terima adalah pantulan dari apa yang kita pancarkan.

KEBAHAGIAAN yang kita RASAKAN karena kita MEMANCARKAN KEBAHAGIAAN.

Hiduplah efektif dan berbahagialah

Thank you for reading article [Krupuk 7] Kebahagian adalah Pantulan

Sepasang Burung Bangau dan Seekor Katak



Sepasang Burung Bangau dan Seekor Katak - Musim kering telah tiba, sekelompok burung bangau bersiap-siap terbang bersama meninggalkan sebuah danau yang mulai dangkal untuk bermigrasi ke arah selatan ke sebuah tempat dimana air mengalir. Ada seekor katak yang gelisah memohon kepada sepasang bangau yang sedang bersiap-siap agar turut membawa serta dirinya. Bagaimana caranya agar kita bisa membawa serta kamu, sementara kamu hanya bisa melompat? jawab si bangau jantan.

Saya ada ide, kalian gigit erat-erat kedua ujung akar rumput ini dan saya menggigit ditengah kemudian terbang bawalah saya beserta kalian Sahut si katak seraya meletakkan sebuah akar rumput dihadapan mereka. Baiklah, itu sungguh ide yang hebat, kami setuju terbang bersamamu jawab si bangau betina disertai anggukan setuju pasangannya.

Sepasang Burung Bangau dan Katak

Sepasang Burung Bangau dan Seekor Katak [melancaran.com]

Kemudian Terbanglah mereka dengan membawa si katak yang tergantung ditengah akar rumput yang digigitnya. Dibawah sana banyak orang berdecak kagum keheranan serta memuji melihat kecerdikan mereka bertiga. Sampai kemudian tak luput dari bangau lain yang terbang bersama mereka juga turut memuji dan salah satunya berkata Kalian bertiga sungguh cerdik, siapa yang punya ide secemerlang ini?

Ide saya sahut si katak dengan spontan membuka mulutnya dan seketika itu lepaslah gigitannya dari akar rumput dan dalam sekejap tubuhnya meluncur deras ke bumi, hancur menghantam bebatuan dibawah sana.

Pepatah mengatakan, Tutuplah mulutmu maka orang takkan tahu seberapa tahunya kamu dan bukalah mulutmu maka mereka takkan meragukan ketidaktahuanmu. Pepatah itu benar adanya, tapi bayangkanlah apa saja yang akan hilang seandainya tak ada yang buka mulut. Hikmahnya adalah tentang kapan waktu yang tepat untuk berbicara dan kapan waktunya menjadi pendengar yang baik

Thank you for reading article Sepasang Burung Bangau dan Seekor Katak




[Krupuk 8] Sadar akan Akibat

Motivasi dan Inspirasi - Perlu motivasi untuk tetap sadar, motivasi untuk sadar berbuat, dan motivasi untuk berbuat dengan sadar

Jakarta adalah kota dengan kepadatan laulintas yang luar biasa tinggi. Selama di Jakarta ke mana-mana saya naik motor berboncengan dengan adik, untungnya saya yang dibonceng. Karena bagi yang tidak biasa akan mengalami kesulitan menembus jalan-jalan yang padat. Bahkan di beberapa titik kepadatan kecepatan kendaraan lebih lambat daripada kecepatan orang berjalan, luar biasa khan? Yang lebih luar biasa lagi, itu terjadi setiap hari kerja.

Saya amati banyak sekali pengendara yang memotong jalur pengendara lain dengan seenaknya. Bagi pengendara yang memotong jalur pengendara lain mungkin jadi agak lebih cepat, tapi bagaimana dengan pengendara yang dipotong jalurnya, dan banyak pengendara lain di belakangnya? Dan itu pasti memperparah kemacetan laulintas. Dan si pemotong jalur pasti akan merasakan akibatnya juga. Dan bila itu dilakukan oleh banyak orang, bahkan mayoritas pengendara di lalulintas Jakarta, terbayang khan bagaimana akibatnya, itulah yang sudah terjadi di Jakarta. Herannya tidak ada seorangpun yang sadar dan berusaha memperbaiki keadaan.

Lalulintas adalah miniatur kehidupan. Untuk kepentingan pribadi dengan mudahnya kita mengganggu kepentingan orang lain, disadari atau tidak.

Sebenarnya yang dimaksud dengan tidak disadari bukanlah melakukan sesuatu secara tidak sadar, tetapi melakukan sesuatu tanpa dipikirkan dulu akibatnya sebelum melakukan, dan tidak mengevaluasi apa yang sudah dilakukan.

Melakukan sesuatu untuk kepentingan pribadi yang mengganggu kepentingan orang lain kadang-kadang terkesan berguna untuk pemenuhan kepentingan pribadi. Namun sebenarnya akibat buruknya pasti akan kita terima juga. Karena semuanya berhubungan.

Bila kita jadi SEBAB maka tinggal tunggu AKIBATNYA.

Selalu lakukan sesuatu dengan SADAR, dan selalu sadar untuk BAHAGIA.

Hiduplah efektif dan berbahagialah.

Thank you for reading article [Krupuk 8] Sadar akan Akibat

Kenapa Orangtua Marah ?



Marah itu memang mudah. Begitu mudahnya marah, sehingga setiap orang akan mampu marah. Tetapi, marah yang tepat, pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang pas, demi tujuan yang benar, dengan cara yang baik, bukanlah sesuatu yang mudah.

Kenapa Orang Tua Marah

Kenapa Orang Tua Marah [zonapikir.com]

Kenapa Orangtua Marah ? Orangtua marah pasti ada sebabnya biasanya karena :

  • Anak melanggar aturan
  • Anak bersikap tidak sopan
  • Anak menyakiti orang lain
  • Anak tidak melakukan tanggung jawab
  • Anak mengecewakan orangtua

Ya marah, adalah sesuatu yang alamiah bagi orang tua bila sedang jengkel atau sebel dengan perbuatan anak. Namun yang disayangkan, bagi anak-anak tertentu, kemarahan orangtua identik dengan pukulan fisik, kekerasan verbal (umpatan, makian, dan cacian ), dan menimbulkan luka psikis bagi anak. Sementara bagi orangtua, anak anak tertentu yang terlalu sering menimbulkan kejengkelan, bandel, nakal dan perilaku tidak menyenangkan lainnya yang memaksa orangtua menumpahkan segala macam ekspresi kemarahan. Tidak heran, orangtua pun tidak perduli manakala cap cerewet menghinggapi dirinya.

Bagi orangtua yang beraliran konservatif dalam mendidik anak, memang merasa berhak untuk selalu marah, bila merasa jengkel dan tidak menyukai perilaku anak. Ya diakui atau tidak orangtua kerap kebablasan ketika memarahi anak. Kebablasan tidak lalu selalu identik dengan kekerasan fisik ya, tapi juga verbal. Kadang kata-kata alasan marah, dan ekspresi emosi yang tidak terkendali, tumpah ruah kepada anak. Yang makin buat tambah jengkel jika kita sudah mengeluarkan energi sedemikian rupaehhh anak yang dimarahi malah seperti pura-pura gak denger atau malah senyum-senyum duhgak mudah ya ternyata jadi orangtua.

Orangtua boleh menunjukkan emosi marah pada anak. Bagaimanapun, anak butuh tahu jika mereka berbuat salah. Namun, Anda perlu bijak mengelola rasa marah dan menunjukkan marah dengan cara yang aman. Lalu kalau begitu marah yang benar dan mengena untuk anak yang seperti apa??? Yang menonjolkan aspek tanggung jawab anak, melalui pemberian konsekuensi dari setiap perilakunya. Beri penjelasan pada anak bahwa setiap perilaku dan sikap yang dilakukan anak, akan membawa konsekuensi tersendiri. Konsekuensi itu tidak selalu menyenangkan, namun ada juga yang menyusahkan. Biarkan anak berpikir, mana yang akan ia pilih.Untuk mendidik anak jangan selalu dengan kemarahan fisik, larangan, dan nasehat. Memberi konsekuensi justru lebih efektif, misalnya, kalau coret-coret tembok konsekuensinya membersihkan, kalau ngompol konsekuensinya ngepel ompol, kalau tidur malam konsekuensinya terlambat bangundst. Biarkan anak memikirkan dampak dari perilakunya Untuk anak usia dini bisa kita bantu dengan bicara. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak.

Apa itu Konsekuensi ??

Konsekuensi adalah dampak yang akan diperoleh anak dari perilakunya. Dalam konsekuensi anak diajak untuk membuat kesepakatan tentang aturan yang akan diberlakukan. Dalam kesepakatan itu ditentukan pula apa yang menjadi konsekuensi apabila aturan tersebut dilanggar. Sehingga jika seorang anak melanggar artinya dia memilih untuk melakukan konsekuensi dari pelanggaran tersebut.

Persyaratan Konsekuensi

a) Ada kesepakatan

Sebaiknya konsekuensi yang akan diterima anak sudah dibicarakan terlebih dahulu bersama anak, selain anak jadi tahu apa yang akan diperoleh jika berperilaku tidak baik, anakpun akan merasa lebih dihormati dan dihargai keberadaannya. Karenanya konsekuensi jangan dibuat sepihak. Kalau hal ini sampai terjadi anak akan merasa makin diperlakukan tidak adil dan memberontak.waa makin sulit kan ?

b) Konsekuensi yang diberikan merupakan sesuatu yang tidak disenangi anak

Konsekuensi disarankan yang tidak menyakiti anak baik fisik maupun psikis. Agar lebih mengena maka konsekuensi yang diberikan merupakan hal yang tidak disenangi anak. Jika anak tidur larut malam karena keasikan main atau nonton Tv misalnya maka konsekuensi yang akan didapat adalah dia harus tidur siang, padahal kita tahu tidur siang merupakan hal yang sangat tidak disenangi anak. Nah ini lebih efektif membuat anak tidur tepat waktu daripada marah-marah, menasehati panjang lebar, ngomel dst. Mudah kan ???

c) Konsekuen dengan peraturan yang disepakati

Aturan harus sama-sama dijalankan. Kalau anak harus membersihkan jika menumpahkan makanan maka ketika itu terjadi pada kita sebagai orangtua ya harus mau melakukannya juga Jangan menyuruh pembantu ya.. kita kan harus jadi contoh yang baik, harus jadi teladan.

 d) Ada pengertian seimbang antara konsekuensi dan hadiah

Jangan lupa memberi reward jika anak berperilaku baik ya. Kalau perhatian hanya diberikan jika anak berperilaku tidak menyenangkan maka yang terjadi anak akan menggunakan cara ini untuk mendapat perhatianmeluangkan waktu bersama anak disela-sela kesibukan kita bekerja juga efektif merubah perilaku anak kearah yang memang kita harapkan.

Orangtua yang bisa mengelola emosinya dengan baik akan berdampak pada perkembangan pribadi anak yang juga baik. Anak dapat mengembangkan rasa percaya diri melalui rasa aman yang tercipta. Anak juga mampu mengembangkan kematangan emosinya, tanggung jawab, kemandirian, dan anak sehat secara mental karena berada di lingkungan yang penuh rasa aman, tenteram, dan diwarnai kegembiraan.

Lihat juga video Ayah dan Anak

Thank you for reading article Kenapa Orangtua Marah ?




Kisah Nyata Frank Slazak : Semua Terjadi Karena Suatu Alasan



Kisah Nyata Frank Slazak : Semua Terjadi Karena Suatu Alasan - Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center .

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Kisah Nyata Frank Slazak

Pesawat Ulang Alik [youzoef]

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku?

Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ?. Aku berpaling pada ayahku. Katanya: Semua terjadi karena suatu alasan.

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku: Semua terjadi karena suatu alasan. Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:

  1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
  2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
  3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Simak juga tentang Mengubah Komplain Pelanggan Menjadi Keuntungan





Tidak Mudah Untuk Meraih Sukses



Tidak Mudah Untuk Meraih Sukses - Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke puncak gunung yang terkenal. Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua.

Setelah menyapa pemilik rumah, pemuda mengutarakan maksudnya Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung.

Tidak Mudah Untuk Meraih Sukses

Tidak Mudah Untuk Meraih Sukses [publicdomainpictures]

Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda. Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau sebelah kanan?

Kalau saya memilih sebelah kiri?

Sebelah kiri melewati banyak bebatuan. Setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah si kakek.

Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan. Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati kek? Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya menjawab, Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?

Jika aku memilih jalan sebelah kanan?

Sebelah kanan banyak semak berduri. Setelah beristirahat sejenak, si pemuda berangkat kembali mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek.

Dengan kelelahan si pemuda berkata, Kek, aku sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah aku tempuh, rasanya aku tetap berputar-putar di tempat yang sama sehingga aku tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil yang kuinginkan, tolong kek tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar aku berhasil mendaki hingga ke puncak gunung.

Si kakek serius mendengarkan keluhan si pemuda, sambil menatap tajam dia berkata tegas Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu seperti yang kamu inginkan! dan nikmatilah pemandangan yang luar biasa !!! Apakah kamu mengerti?

Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek, sambil tersenyum gembira dia menjawab Saya mengerti kek, saya mengerti! Terima kasih kek! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini.

Dengan senyum puas si kakek berkata, Anak muda, Aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu! Selamat berjuang!!!

Cerita di atas memberikan pelajaran bagi kita, bahwa tidak mudah untuk mencapai kesuksesan, banyak sekali rintangan dan halangan, dan semua terserah anda yang memilihnya.

Kesuksesan di tangan anda!!!! Salam sukses selalu!!!

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Simak juga artikel tentang Jangan Melarikan Diri Dari Kesulitan

Thank you for reading article Tidak Mudah Untuk Meraih Sukses




[Krupuk 9] Kondisi Ideal vs Kondisi Bahagia

Motivasi dan Inspirasi - Motivasi untuk mendapatkan kebahagiaan adalah motivasi berbuat sesuatu, bukan menunggu.

Saat anda berkunjung ke kota Bangkok, kesan pertama yang akan anda dapatkan adalah jalanan Bangkok sama padatnya dengan Jakarta tercinta, bahkan mungkin lebih padat. Hampir seluruh taxi yang ada di kota Bangkok adalah mobil matic, karena pengemudinya tidak tahan mengendarai taxi secara manual dalam tingkat kemacetan separah itu. Akan anda temui juga pengemudi Bus Kota yang sama santainya dengan pengemudi Bus Kota di Jakarta. Bedanya adalah di Bangkok pengemudi Bus Kota benar-benar santai sedangkan di Jakarta pengemudi Bus Kota dengan santainya memotong dan menyerobot jalan orang lain.

Di Bangkok pengemudi Bus Kota sangat sopan dan disiplin, mereka tetap berada di jalur masing-masing tanpa tergoda untuk mengambil jalur orang lain di kiri-kanannya meskipun ada kesempatan. Jarang terdengar bunyi klakson. Dan saat macet dan terpaksa berhenti dengan santainya mereka membaca koran atau majalah atau ngobrol dengan penumpang paling depan. Macetnya mungkin lebih parah dari Jakarta, tapi jauh lebih tenang dan damai.

Dalam kehidupan tidak akan pernah ditemukan kondisi ideal, tapi yang ada adalah kondisi damai atau kondisi bahagia, dan kita sendiri yang membuat itu terjadi.

Hentikan mencari KONDISI IDEAL, ciptakan KONDISI BAHAGIA dalam situasi apapun.

Hiduplah efektif dan berbahagialah.

Catatan : Sayangnya warga Bangkok dalam berpolitik tidak sesopan saat berkendara.

Thank you for reading article [Krupuk 9] Kondisi Ideal vs Kondisi Bahagia

Kunci Pintu



Kunci Pintu

Kunci Pintu [bintang-ilmu]

Kunci Pintu - Ada sebuah pepatah bijak kuno yang berbunyi, Kunci terakhir biasanya yang membuka pintu. Jika Anda memegang rentengan kunci pintu sebuah rumah dengan banyak kamar yang baru saja Anda beli, dan tentu Anda tidak tahu manakah kunci yang tepat untuk membuka pintu rumah Anda. Anda pasti terpaksa mencoba setiap kunci tersebut. Lalu, kenapa Anda mau repot-repot berusaha mencari kunci pintu yang tepat dengan mencobanya satu per satu? Bukankah rumah itu telah Anda beli dan menjadi milik Anda. Untuk dapat memanfaatkan semua ruangan di rumah itu dengan maksimal, Anda harus bisa mencoba setiap kunci pintu untuk setiap ruangan.

Dalam hidup ini, masing-masing kita seolah memegang satu rentengan kunci. Disadari atau tidak disadari, hidup ini menawarkan banyak ruang kesempatan yang harus kita buka satu per satu. Tugas kita sesungguhnya adalah mencoba membuka setiap pintu itu dengan banyaknya pilihan kunci yang tergenggam di tangan kita. Orang yang cepat berputus asa umumnya adalah mereka yang tidak tahan uji dan tidak mau membuang waktu dan tenaga mereka untuk mencoba setiap anak kunci untuk membuka setiap pintu yang ada. Mereka malah lebih memilih untuk meninggalkan rumah impiannya yang megah itu dan merasa cukup dengan menggelar tenda saja daripada memiliki rumah impiannya. Tapi di kemudian hari, mereka tercengang begitu melihat banyak orang yang ternyata bisa memiliki rumah impiannya masing-masing.

Bayangkan jika setiap orang sadar betul bahwa dirinya sebenarnya sudah memiliki apa pun yang diimpikannya. Tugasnya hanya satu, yaitu tak pernah menyerah untuk selalu mencoba dengan gigih setiap anak kunci yang diberikan-Nya hingga semua pintu bisa terbuka. Kehidupan telah memilah-milah. Sebagian akan memilih untuk berusaha keras dengan gigih dan bersemangat menemukan anak kunci yang tepat dan memiliki sepenuhnya rumah impiannya itu. Tapi, sebagian lagi hanya akan menggerutu dan terus menggerutu, bahkan membuang satu renteng kunci kesempatan dan lebih memilih untuk menggelar tendanya sendiri. (@M)

Refrensi : Samuel Tan dan jagatmotivasi.com

Silahkan lihat juga Kumpulan Gambar Kunci Sukses

Thank you for reading article Kunci Pintu




[Krupuk 10] Bersenang-senang Dahulu Bersenang-senang Kemudian

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian

Hati-hati memaknai peribahasa ini. Dan tampaknya sebagian dari masyarakat Indonesia salah mengartikan peribahasa ini. Buktinya?

Jargon populer internasional yang semakna dengan peribahasa ini adalah Tidak ada makan siang gratis. Segala hal di dunia ini butuh usaha. Tidak ada satupun di dunia ini yang bisa didapat tanpa usaha dan upaya, dan itu Hukum Tuhan.

Tapi, apakah berupaya dan berusaha harus menderita? Apakah diharamkan berbahagia bagi orang yang sedang berusaha mengejar kebahagiaan, atau lebih tepatnya mengejar tambahan kebahagiaan.

Saat kita sekolah, apakah tidak diperbolehkan bahagia sebelum mendapat gelar akademis? Bahkan saat kita sudah meraih gelar sarjanapun banyak orang yang sok bijak menasehati kita Jangan senang dulu nak, tantangan di depanmu masih panjang dan lebih keras!. Dan nasehat itu akan terulang terus saat kita mendapatkan pencapaian-pencapaian berikutnya. Bayangkan bila kita menuruti nasehat yang konyol tapi jamak tersebut? Sampai akhir hayatpun kita tidak bisa bahagia.

Kebahagiaan membuat kita jadi lebih kreatif, jadi lebih produktif sebagai bekal utama meraih sukses.

BERBAHAGIALAH saat berusaha mendapatkan TAMBAHAN KEBAHAGIAAN.

Mulai sekarang hiduplah efektif dan berbahagialah.


Berfikir Di Luar Kotak



Berfikir Di Luar Kotak

Berfikir Di Luar Kotak [zenlawyerseattle]

Berfikir Di Luar Kotak - Apa yang di maksud dengan berfikir di luar kotak? Mungkin kita perlu mendefinisikan dulu apa yang di maksud dengan berfikir di dalam kotak. Yang di maksud dengan berfikir di dalam kotak adalah kita selalu berfikir dengan berpijakkan kepada kebiasaan. apa yang sudah biasa di lakukan oleh orang lain, termasuk di dalamnya hal hal yang sudah bisa dan biasa kita lakukan atau yang mudah kita lakukan. Berpikir di dalam kotak juga berarti bagaimana kita berfikir dalam zona nyaman kita , tentu saja berfikir di luar kotak adalah kebalikannya, Yaitu cara berfikir kita dengan melihat hal-hal yang tidak biasa, hal-hal yang aneh di luar kemampuan kita, tidak biasa dilakukan oleh orang lain, tidak biasa dilakukan oleh diri kita, termasuk tidak biasa dilakukan oleh kelompok kita, bahkan tidak ada orang yang pernah melakukanya.

Berfikir di luar kotak memang melawan kecenderungan manusia yang ingin selalu nyaman, ingin berada di zona nyaman atau status quo, namun masalahnya jika kita hanya berfikir dengan cara-cara yang biasa, maka hasilnya pun akan biasa. Jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang berbeda, maka kitapun harus berfikir dengan cara yang berbeda. Memang dengan hanya berfikir di dalam kotak saja anda masih tetap bisa bergerak, perusahaan anda masih bisa terus berjalan, namun kondisi anda maupun kondisi perusahaan anda akan stagnant, artinya berjalan ditempat, atau sekedar hanya bertahan, kalaupun ada peningkatan, peningkatan itu hanya terjadi secara linear atau lambat. Mungkin kita tidak asing dengan peningkatan 5 atau 10 % bahkan kurang dalam setahun.

bagi seorang pemikir revolusioner, jika kita ingin menggandakan hasil kita, kita harus berfikir di luar kotak dimana kita tidak lagi berharap bahwa peningkatan itu hanya 5 % atau 10 % dalam setahun, kita ingin peningkatan itu berkali lipat, bahkan bukan hanya dalam setahun tapi kurang dari setahun. Misalnya kita ingin pendapatan kita berkali lipat hanya dalam waktu 6 bulan.

Berfikir di dalam kotak itu justru dapat membahayakan diri kita, mungkin kita menganggap bahwa kita sudah cukup berfikir dalam kotak saja, masalahnya beban akan terus bertambah, persaingan akan semakin ketat, jika kita hanya berfikir didalam kotak sementara orang lain berfikir di luar kotak, dengan ide-ide baru yang inovatif, ide-ide baru yang terobosan, maka kita akan kalah, kita akan tenggelam. Oleh karena itu kita perlu berfikir di luar kotak sehingga kita mampu bersaing dengan orang lain.

Cobalah tengok keluar, cobalah tengok di toko, cobalah tengok di internet produk-produk baru terus bermunculan. Kita lihat seperti handphone, mungkin produknya tetap berupa handphone atau alat komunikasi, namun dapat kita lihat fitur yang inovatif yang hadir di dalam handphone yang baru, handphone lama sudah mulai ketinggalan dan harganya pun akan turun drastis. Jika kita hanya mengandalkan handphone gaya lama, jelas perusahaan handphone akan bankrut dengan segera. Apapun bisnis kita, persaingan itu tidak akan pernah diam, perubahan tidak akan pernah berhenti, kita harus tetap terus menerus menemukan ide-ide terobosan supaya kita terus berada di depan.

Berhubungan dengan masalah waktu, berfikir di luar kotak adalah kita mencari cara-cara baru, bagaimana kita meningkatkan produktivitas diri kita. Bukan hanya meningkat 5 %  atau 10 % saja tetapi bagaimana cara kita melipatgandakannya. Jika anda masih mengatakan Ah itu tidak mungkin!. Artinya anda masih berfikir di dalam kotak, kita harus berani berfikir di luar kotak, karena jika kita sudah berani berfikir di luar kotak, maka peluang peluang terobosan akan muncul di hadapan kita. Jika kita membatasi pikiran kita, maka semua ide-ide hebat tersebut diatas tidak akan pernah muncul dan datang kepada kita.

Kita harus berani melawan keraguan, baik itu keraguan yang datang dari kita sendiri, maupun keraguan itu dari orang-orang di sekitar kita. Setiap ide yang baru, setiap ide yang aneh, pasti akan mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Namun anda harus tetap berani, seaneh apapun ide tersebut, bahkan ide anda dianggap ide gila anda harus tetap berani melaksanakan ide-ide tersebut, jika tidak maka anda tidak akan pernah bisa berfikir di luar kotak.

Berani mengambil resiko. Jika anda menghasilkan ide-ide baru, gagasan baru untuk meningkatkan produktivitas anda, maka ide tersebut besar kemungkinan untuk tidak berhasil alias gagal. Tidak ada jaminan keberhasilan, karena melakukan sesuatu yang baru tingkat kegagalanya lebih tinggi daripada melakukan sesuatu yang sudah biasa. Karena resikonya besar maka di perlukan suatu keberanian. Suatu keberanian mengambil resiko. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa kita mengambil resiko-resiko itu?. Jawabnya adalah karena di balik resiko tersebut ada sesuatu peluang yang jauh lebih besar. Ingatlah hukum peluang dan resiko, Semakin besar resiko yang kita ambil, semakin besar pula peluang yang akan kita dapatkan. Jika kita tidak berani mengambil resiko resiko yang  besar dan kita hanya mengambil resiko-resiko yang kecil, maka apa yang akan kita dapatkan akan kecil pula. Maka wajarlah jika apa yang akan anda raih tetap stagnant atau mengalami peningkatan secara linier dan lambat.

Jika anda ingin menggandakan peningkatan anda, maka anda harus berani berfikir di luar kotak, berani melawan keraguan, berani mengambil resiko. berfikir di luar kotak lah yang memungkinkan kita mendapatkan cara-cara baru, cara-cara yang inovatif, cara-cara terobosan, cara-cara yang lebih cepat, cara-cara yang tidak biasa. Cara-cara seperti ini hanya akan kita dapatkan jika mau berfikir di luar kotak. memang cara-cara yang akan kita dapatkan jika kita berfikir di luar kotak adalah cara yang tidak biasa, cara yang berbeda. Justru disitulah peluangnya.

Jika anda melakukan cara-cara yang biasa, maka hasilnyapun akan biasa, jika anda melalui jalan yang sama, melalui mobil yang sama, malalui kecepatan yang sama maka waktu yang anda perlukan untuk mencapai tujuan anda akan sama pula.Namun sekali anda berubah, cara anda mengendarai mobil misalnya kecepatan andas di tambah, atau jalan yang anda tempuh berbeda, atau mobil yang anda gunakan berbeda, maka hasilnya akan berbeda pula. Begitu juga dengan pekerjan-pekerjaan lain, jika anda ingin menghasilkan yang berbeda, maka anda harus melakukan sesuatu yang berbeda. Semakin berbeda apa yang anda lakukan, maka semakin besar pula peluang yang akan anda dapatkan.

Dengan berfikir di luar kotak, kita bebas berfikir, kita akan bebas dari cara lama, kita akan bebas dari tradisi, kita akan bebas dari kebiasaan, kita akan bebas dari status quo, dan kita akan terbebas dari zona nyaman.

Refrensi : rofirokman dan jagatmotivasi.com

Jangan lupa baca Alfabet Sukses

Thank you for reading article Berfikir Di Luar Kotak




Rumah Seribu Cermin



Rumah Seribu Cermin - Dahulu, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama Rumah Seribu Cermin. Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi Rumah Seribu Cermin. Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya.

Rumah Seribu Cermin

Rumah Seribu Cermin [http://gallerynorth.org]

Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi. Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat.

Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin.

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun, anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersahabat.

Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, Tempat ini sungguh menakutkan, aku takkan pernah mau kembali ke sini lagi.

Semua wajah yang ada di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang anda jumpai?

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Baca juga tentang Cerita Hewan Unta

Thank you for reading article Rumah Seribu Cermin




Kata Kata Inspirasi



Kata kata inspirasi

Kata kata inspirasi [ge2house]

Kata Kata Inspirasi  - Berikut ini adalah kumpulan kata kata inspirasi yang bisa membangkitkan semangat dan menumbuhkan motivasi menjalani perjalanan hidup yang penuh dengan lika-liku, terjal dan kadang licin dengan berbagai halangan dan rintangan.

  • James Baldwin berkata, Tidak semua hal yang (kita) hadapi bisa diubah; tapi tidak ada yang bisa diubah sampai (kita) menghadapinya.
  • Orang bijak pernah mengatakan, Setiap bunga pasti tumbuh melalui (tanah) yang kotor.
  • Henry Ford mengungkapkan, Salah satu penemuan terbesar yang pernah dilakukan oleh manusia adalah, manusia bisa menyelesaikan hal yang dulu ia pernah takutkan.
  • Albert Einstein pernah berkata, Di tengah-tengah kesulitan pasti ada kesempatan.
  • Orang bijak mengatakan, Tembaklah ke arah rembulan, jika meleset, setidaknya kau telah menembak setinggi pohon kelapa.
  • Thomas Fuller mengungkapkan, Orang yang ingin mendapatkan buah haruslah memanjat pohon terlebih dahulu.
  • Seseorang berkata, Tidak ada gunung yang tinggi jika kau berani mendakinya.
  • Mahatma Gandhi pernah berkata, Apapun yang kau lakukan mungkin tidak begitu penting; tapi yang terpenting adalah kau melakukannya.
  • Orang bijak mengungkapkan, Inspirasi bisa datang kapan saja dan dari mana saja, permasalahannya adalah apakah kita bisa mewujudkan inspirasi tersebut atau kita hanya membiarkannya saja.
  • Helen Keller mengatakan, Tataplah terus sinar mentari dan kau tak akan pernah lihat bayanganmu sendiri.
  • Seneca pernah mengungkapkan, Bukan karena hal itu sulit sehingga kita tidak berani; tapi karena kita tidak berani sehingga hal itu sulit.
  • Paulo Coelho berkata, Rahasia hidup itu adalah, jatuh 7 kali dan bangun 8 kali.
  • Aristoteles pernah mengatakan, Agar tidak dikritik, jangan katakan sesuatu, jangan lakukan sesuatu dan jangan jadi sesuatu.
  • Von Goethe mengungkapkan, Jika kau ingin menciptakan sesuatu; maka kau harus jadi sesuatu.
  • Ralph Waldo Emerson pernah berkata, Tidak ada orang besar yang pernah mengeluh menginginkan kesempatan.
  • Epictetus mengatakan, Pertama-tama katakan pada dirimu sendiri kau ingin jadi apa; lalu lakukan apa yang harus kau lakukan.
  • Von Goethe juga pernah mengungkapkan, Sekedar mengetahui saja tidak cukup; kau harus terapkan. Sekedar berharap saja tidak cukup; kau harus lakukan.
  • Orang bijak berkata, Kau harus siap ketika kesempatan datang karena kesiapan bisa mengubah kesempatan menjadi kesuksesan. Bersiaplah, jangan tunggu kesempatan datang; ciptakan kesempatanmu itu.

Mungkin hanya itu saja dulu beberapa kata kata inspirasi untuk saat ini. Semoga dengan kata kata inspirasi tersebut, kita bisa mengubah semua ketidakmungkinan menjadi kemungkinan yang sangat mungkin kita lakukan. Sehingga kita semakin terus termotivasi menjalani sisa hidup yang ada.

Refrensi : berkata.com dan jagatmotivasi.com

Jangan lupa baca artikel terkait Mengejar Mimpi

Thank you for reading article Kata Kata Inspirasi




[Krupuk 11] Kenangan Manis Kelak atau Sekarang Juga

Pernahkah anda memandangi foto-foto lama dan merasa sangat bahagia mengenang saat-saat yang tercetak di foto-foto tersebut. Saat-saat itu teringat sangat manis dan bahagia. Bahkan anda ingin mengulangi masa-masa itu. Benarkah sebahagia itu pada saat itu? Coba anda ingat-ingat, apakah pada saat itu, saat anda di masa itu, anda merasakan kebahagiaan seperti yang anda rasakan saat mengenangnya saat ini, saat memandangi foto?

Saat memandangi foto, saat ini, kita merasakan bahagia mengenang saat-saat kita berada di masa foto itu dibuat. Kita menyebutnya kenangan manis. Padahal bila kita mencoba mengingat dan kembali ke masa-masa itu, kebahagiaannya tidak sebesar saat kita mengenangnya. Karena dulu, pada masa itu yang ada di pikiran kita tidak hanya kenangan manis. Di pikiran kita juga ada perasaan kesal, khawatir, takut, malu, dan macam-macam perasaan negatif lainnya. Perasaan-perasaan negatif yang ada di pikiran kita itulah yang membuat saat itu kebahagiaan kita jadi berkurang. Dan sekarang saat kita mengenangnya, yang ingin kita ingat hanyalah perasaan positif, atau kenangan manis.

Apa yang kita alami saat ini, suatu saat kelak akan menjadi kenangan manis. Tapi bila kita tahu bahwa kenangan manis adalah kenangan yang terbebas dari perasaan negatif, kenapa harus menunggu kelak? Kenapa tidak kita nikmati saja kenangan manis ini saat ini, saat kita sedang menjalani atau di dalamnya? Abaikan saja perasaan negatif agar tidak mengurangi kebahagiaan kita.

Masa lalu bisa jadi KENANGAN MANIS yang membahagiakan, tapi kita bisa MENIKMATI SAAT INI menjadi masa yang paling MANIS dan BAHAGIA SEKARANG JUGA.

Hiduplah efektif dan bahagialah.


Mengenali Orang Lain



Mengenali Orang Lain - Setiap kali Winda memperhatikan Sofi rekan kerjanya yang baru dua bulan bekerja, dia merasa heran. Meskipun masih baru, tapi Sofi ramah. Dalam waktu singkat, Sofi sudah mengenal semua orang. Dia hapal nama 12 satpam. Winda sendiri tidak hapal semua, paling banyak hanya enam nama yang dia ingat. Tapi Sofi lain, setiap pagi, begitu sampai di kantor, dia selalu menyapa para satpam sambil menyebut nama mereka dengan akrab. Bahkan Sofi tahu kalau ada yang istrinya sedang sakit, atau yang anaknya baru masuk sekolah dasar, atau yang baru kembali dari berlibur ke kampung halamannya di Lumajang karena menengok neneknya.

Mengenali orang lain

Mengenali orang lain [klimg]

Winda semakin tertarik untuk mengamati Sofi. Bagi Winda, yang sudah tiga tahun bekerja, belum pernah ada karyawan yang seperti Sofi. Suatu pagi, Sofi baru saja tiba di kantor ketika kebetulan berpapasan dengan Rusdi, Presiden Direktur, yang juga baru tiba. Dengan sopan Sofi tersenyum dan mengucapkan selamat pagi. Kebetulan Winda sedang berada di dekat mereka.

Pak Rusdi juga tersenyum dan menjawab selamat pagi. Sofi langsung bertanya apakah kaki beliau yang terkilir minggu lalu sudah membaik. Sambil tertawa pak Rusdi menjawab bahwa kakinya sudah sembuh, tapi masih belum bisa untuk main bola.

Winda ikut tertawa mendengar jawaban beliau. Dalam hati kecilnya, dia merasa malu sendiri. Dia sendiri sudah lupa bahwa pak Rusdi minggu lalu terkilir kakinya. Tapi ternyata Sofi masih ingat. Malah, Sofi berani bertanya mengenai kondisi kaki beliau. Winda merasa, seandainya dia ingat pun, belum tentu dia berani menanyakan hal itu secara langsung.

Minggu lalu Sofi terpeleset ketika turun dari kendaraan umum. Terkilir sih tidak, hanya lecet sedikit tergores aspal. Sesampainya di kantor semua orang menanyakan kakinya yang tampak kecoklatan karena diberi obat antiseptik. Mendengar cerita Sofi, semua orang menunjukkan perasaan kesal kepada sopir kendaraan umum itu karena sudah langsung jalan ketika Sofi sedang turun, akibatnya dia terpeleset.

Para satpam menunjukkan rasa prihatin terhadap kecelakaan yang dialami Sofi. Bahkan, waktu kembali dari makan siang dan berpapasan dengan Pak Rusdi, beliaupun menanyakan kaki Sofi.

Dari sini, Winda bisa melihat dan merasakan bahwa semua orang menjadi akrab dan memberikan perhatian kepada Sofi, karena Sofi terlebih dahulu memberikan perhatian yang tulus kepada orang lain. Sofi tidak mencari muka. Pertanyaan Sofi mengenai anak satpam yang sakit sama tulusnya dengan pertanyaannya mengenai kaki pak Rusdi yang terkilir. Sofi membuat semua orang merasa penting.

Suatu hari Winda sengaja mendatangi Sofi untuk bercakap-cakap. Winda menanyakan pada Sofi mengapa dia bisa mengingat semua nama karyawan lainnya. Mengapa Sofi bisa mengingat keadaan keluarga mereka, siapa yang istrinya sakit, siapa yang anaknya baru disunat, siapa yang sudah tidak masuk kerja dua hari, dan sebagainya. Sofi sendiri bingung ketika ditanya begitu.

Selama ini Sofi hanya bertindak spontan. Tanpa disadarinya dia membuat semua orang merasa diri mereka penting. Sofi merasa tidak pernah dengan sengaja mengingat nama semua orang, atau mengingat keadaan istri dan anak-anak mereka.

Spontan

Dia mengaku bahwa semua pertanyaannya tentang istri dan anak mereka itu muncul dengan sendirinya pada saat berhadapan dengan orang yang bersangkutan. Seperti ketika berhadapan dengan Pak Rusdi, Sofi secara spontan ingat tentang kaki beliau yang terkilir sehingga dengan spontan juga dia menanyakan hal itu.

Winda melihat bahwa Sofi tidak bohong. Berhari-hari dia mengamati Sofi. Pada saat masuk kantor, saat makan siang, saat bekerja dan saat selesai kerja. Akhirnya Winda menemukan satu kesimpulan yang diyakininya pasti benar.

Sofi mudah mengingat nama orang lain karena dia benar-benar memperhatikan mereka secara tulus. Sofi selalu sibuk bekerja, tapi pada saat berkenalan dengan seseorang, Sofi benar-benar mendengarkan siapa nama mereka.

Ketika tanpa sengaja dia mendengar ada yang istrinya sakit, Sofi benar-benar ikut merasa sedih mendengarnya. Sehingga ketika bertemu dengan orang itu, Sofi secara spontan menanyakan istrinya. Bukan sekadar basa-basi.

Winda sadar bahwa ternyata sikap Sofi didasari dari hati yang tulus. Tapi Winda penasaran, masak sih dia tidak bisa bersikap seperti Sofi? Tentu saja dengan caranya sendiri, karena dia ingin bersikap tulus, bukan sekadar meniru Sofi.

Winda mulai membuat buku catatan. Dia mulai dengan mendaftar semua nama karyawan di kantor. Di rumah, dia membaca ulang dan menghapalkannya. Tak terasa, seminggu kemudian dia merasa lebih memperhatikan orang lain.

Karena takut lupa, Winda seringkali menuliskan kejadian-kejadian penting yang dialami orang lain. Tapi, ketika dia merasa telah mulai tumbuh minat untuk lebih mengenal orang lain, maka tanpa sengaja, ternyata memang lebih mudah mengingat hal-hal yang menimpa mereka. Sofi benar. Winda hanya tinggal menumbuhkan minat untuk memperhatikan orang lain, maka keramahan dan perhatian akan timbul dengan sendirinya. Make friends and know your friends!

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Silahkan baca juga mengenai Jam Tangan

Thank you for reading article Mengenali Orang Lain




Kata Mutiara Ibu



Kata Mutiara Ibu

Kata Mutiara Ibu [blog.xpress]

Kata Mutiara Ibu - Berikut ini adalah kumpulan beberapa kata mutiara tentang ibu yang bisa memberikan inspirasi bagi seorang ibu itu sendiri, bagi seorang anak, ataupun bagi orang lain. Semua kata kata mutiara ibu ini berisi pesan bijak tentang seperti apakah ibu idaman itu, atau harus bagaimana bilamana kita menjadi seorang ibu. Sehingga, kata kata ini dapat memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk kita yang masih memiliki ibu; atau bahkan kita yang sudah kehilangan ibu. Memang, ibu yang baik tak akan pernah lenyap meski senja kian silih berganti setiap hari.

  • Seseorang pernah berkata, Ibu yang baik tak pernah berhenti belajar untuk menjadikan anak dan keluarganya menjadi lebih baik.
  • Honore De Balzac pernah berkata, Seorang ibu yang benar-benar ibu itu tidak pernah libur.
  • Amos Bronson Alcot mengatakan, Ketika ada ibu di rumah, segala urusan berjalan dengan baik.
  • Seseorang pernah berkata, Sosok ibu sejati selalu tahu apa yang diinginkan anaknya, ayah anaknya dan keluarganya. Ibu tersebut hampir tak mengetahui apa yang diinginkannya sendiri.
  • Marion C. Garetty mengatakan, Cinta ibu itu ibarat bensin yang bisa membuat manusia bisa melakukan hal yang tak mungkin.
  • George Herbert pernah berkata, Satu ibu yang baik itu sebanding dengan seratus kepala sekolah.
  • Seseorang pernah mengatakan, Doa dan restu ibu itu lebih berharga dari sekarung penuh emas, berlian dan permata.
  • Dalam acara TV The Golden Girls disebutkan, Tidaklah mudah menjadi seorang ibu; jika menjadi ibu itu mudah, mungkin ayah akan melakukannya.
  • Pepatah mengatakan, Hati sang ibu selalu ada bersama anak-anaknya.
  • Seorang ibu berkata pada anaknya, Jika kau menghadapi kesulitan, berdoalah ibumu ini masih bisa mendoakanmu tuk lepaskan kesulitanmu. Tuhan pasti mendengarkan apa yang ibu doakan.
  • Oprah Winfrey pernah berkata, Dia adalah ibu terbaik yang pernah saya miliki; dia adalah saudari yang setiap orang inginkan; dia adalah sahabat yang setiap orang berhak miliki; saya tidak mengenal orang yang lebih baik darinya.
  • George Eliot mengatakan, Hidup itu dimulai dari bangun tidur dan mencintai wajah seorang ibu.
  • Seseorang pernah berkata, Masakan ibuku tetap lebih enak dibandingkan masakan restoran hotel bintang lima; apapun yang ia masak.
  • Wilma Rudolph berkata, Dokter bilang aku tidak akan bisa berjalan lagi; ibuku bilang aku pasti akan bisa berjalan lagi; aku lebih percaya ibuku.
  • Seseorang pernah mengatakan, Jika kau tidak mengenal seorang ibu, cukuplah kau mengenal wanita yang kau kagumi.
  • Lelaki tua mengutuk anak yang durhaka, Apa kau tidak pernah berdoa untuk kesehatan ibumu? Tidakkah kau tahu ia setiap saat mendoakanmu, bahkan sebelum kau dilahirkan di muka bumi ini.
  • Seorang Ibu berkata, Jalani terus jalan yang lurus; tidak akan pernah ada lampu merah untuk jalan yang lurus.

Demikianlah kata mutiara tentang ibu yang bisa dihadirkan di sini. Semoga saja apa yang telah kita baca bisa memberikan sedikit renungan serta inspirasi bagi kita yang mengharapkan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Keep on loving your mother!!!!

Refrensi : berkata.com dan jagatmotivasi.com

 Jangan lupa baca juga artikel terkait Kasih Sayang Seorang Ibu

Thank you for reading article Kata Mutiara Ibu




[Krupuk 12] ‘Ukuran’ yang Berbeda

Sebagai awal pegangan dasar saya agar bisa memelihara kelinci dengan baik adalah dua hal sifat kelinci, yaitu kelinci adalah binatang yang suka bersih dan kelinci adalah binatang yang perasaannya sangat sensitive alias mudah stress. Saya memelihara tiga kelinci di rumah. Dan dari ketiga kelinci tersebut yang paling panjang usianya adalah satu bulan sejak saya pelihara. Padahal saya merawat mereka dengan sangat baik. Setiap pagi kandang mereka saya bersihkan dengan antiseptic. Bulu-bulu mereka saya sisir. Setiap malam kandang mereka saya masukkan ke ruang tamu agar mereka terhibur bersama kami. Tempat makanan mereka saya cuci bersih sebelum saya isi lagi dengan makanan kelinci yang mahal dan mengandung banyak vitamin. Tetapi kenapa mereka tetap stress sehingga tidak berusia panjang.

Setelah saya gali informasi lebih banyak lagi dari buku, internet maupun teman-teman peternak senior, ternyata apa yang saya lakukan justru menyebabkan keleinci-kelinci saya menjadi semakin stress. Bersih bagi kelinci bukan seperti yang saya bayangkan, tidak sama dengan bersih menurut saya.

Orang-orang di sekitar kita punya ukuran masing-masing dalam memandang, mendengar maupun merasakan sesuatu. Setiap orang berbeda. Mungkin manusia lebih komplek dibanding kelinci, tapi ada satu keuntungan besar bila berhubungan dengan manusia, bahasa kita sama, bahasa manusia. Jadi kita tinggal tanya bagaimana ukuran mereka. Lebih mudah dibanding saya harus mencari informasi ukuran kelinci-kelinci saya.

Jangan menduga-menduga, karena kita akan terjebak menggunakan ukuran kita sendiri dalam memperlakukan orang lain, tanyakan langsung! Dan juga sampaikan langsung tentang ukuran kita bila kita ingin mendapatkan sesuatu dari orang-orang di sekitar kita. Bahasa komunikasi membuat hidup jadi sederhana dan mudah, gunakan dengan baik.

BAHAGIAKAN orang-orang yang anda sayangi dengan UKURAN mereka masing-masing. GUNAKAN BAHASA untuk membuat HIDUP jadi lebih MUDAH.

Hiduplah efektif dan berbahagialah

Thank you for reading article [Krupuk 12] ‘Ukuran’ yang Berbeda

Hewan Kuda Berkacamata Hitam



Hewan Kuda Berkacamata Hitam - Jeko adalah kuda yang paling gagah di hutan. Tidak hanya gagah, ia pun kuat dan dapat berlari dengan cepat. Saking hebatnya, warga hutan yang lain memberikan gelar Kuda Perkasa padanya. Sayangnya, perilaku jeko tidak sehebat kemampuannya. Karena merasa dirinya yang paling jago, ia menjadi sombong dan sering menganggap remeh orang binatang lain. Tabiat buruknya yang lain adalah selalu ingin dipuja. Itu sebabnya ia iri setengah mati terhadap jimbo.

Ya, Jimbo adalah kuda gemuk yang cenderung pendiam. Walaupun begitu, penghuni hutan lainnya senang kepadanya karena ia suka menolong dan ramah. Berbeda 180 derajat dengan Jeko. Suatu hari Jeko pun mendatangi Jimbo yang sedang makan rumput di pinggir sungai.

Hei Jimbo, ayo kita berlomba mengelilingi bukit timur itu, tantang Jeko tanpa berbasa-basi. Aku ingin tahu, siapa diantara kita yang paling hebat. Jimbo menoleh dengan santai ke arah Jeko

Hewan Kuda Berkacamata Hitam [iceryder]

Hewan Kuda Berkacamata Hitam [iceryder]

Buat apa ah, jawabnya, Kan sudah jelas, kamulah kuda paling hebat di hutan ini. Aku jelas gak mungkin menang melawanmu.

Tidak peduli!, tukas Jeko. Kasar. Pokoknya aku ingin kita bertanding. Kalau tidak, aku akan hancurkan rumah kayu milik Bu william Berang-berang yang kamu buat untuknya bulan lalu. Jimbo tertegun. Ingatannya melayang ke Bu William. Badannya yang sudah tua. Bulu-bulunya yang mulai memutih. Tongkat penyangga jalannya.

Baiklah, ujarnya sambil mengangguk lirih. Kapan kita bertanding?. Jeko menjawab sambil tersenyum sinis, Besok sore. Malamnya Jeko mulai membayangkan dirinya yang tengah berlari di bukit timur dengan gagah. Bulunya yang hitam berkilauan terkena cahaya matahari sunset. Kakinya yang kokoh menapak mantap di atas tanah bukit timur yang berbatuan menimbulkan suara yang keras. Ketepok. Ketepok. Ketepok.

Mendadak ia terkikik. Ia membayangkan Jimbo yang gemuk berlari dengan terengah-engah menaiki bukit dan akhirnya tersungkur kecapekan. Kemenangan sudah jelas ada di tanganku., batin Jeko. Apabila aku menang, penduduk hutan akan makin menyadari bahwa aku lah kuda terhebat di sini. Popularitasku pasti akan jauh melebihi Jimbo. Sekarang aku harus cari cara agar aku tampak keren di hadapan mereka saat masuk ke garis finish.

Ia berpikir. Tiba-tiba ia teringat pada majalah mingguan Beken yang ia beli minggu lalu. Jeko pun mengambil majalah tersebut dari laci lemarinya dan mulai membuka lembar demi lembar. Sampai akhirnya Ini dia!!!, teriak Jeko sambil menunjukkan jarinya tangannya ke sebuah iklan tentang kacamata hitam. Dengan ini aku pasti akan tambah cool di depan warga hutan.

Keesokan harinya, Jeko menyempatkan diri untuk pergi ke mall dan membeli kacamata hitam yang paling mentereng. Setelah bersiap dengan menggunakan tapal kudanya yang berbalut emas, ia pun bergegas menuju ke bukit timur, tempat ia akan bertanding dengan Jimbo.

Sesampainya di sana, tampak Jimbo sedang berbincang riang dengan teman-temannya. Ada yoyo si Kura-Kura, poo si burung Nuri, dan bu William Berang-Berang. Warga hutan lainnya pun berjejer di sepanjang jalur, bersiap untuk menyaksikan lomba antara Jimbo dan Jeko.

Ayo segera kita mulai, kata Jeko sembari memakai kacamata hitamnya yang baru. Jimbo memandang Jeko dengan wajah aneh. Perhatiannya tertuju pada kacamata hitam Jeko dan label harganya yang entah sengaja atau tidak, lupa dicopotnya. Namun Jimbo tidak berkata apa-apa. Sebaliknya, ia meminta Poo untuk membantu memasangkan kacamata kudanya yang sudah agak butut.

Kedua kuda itu pun bersiap di garis Start. Pak Tigo Harimau yang bertugas sebagai penjaga garis melambai-lambaikan bendera putih di depan mereka. Dalam hitungan ketiga, ia menurunkan bendera dengan bersemangat sambil berteriak lantang, Mulai!!!

Jeko langsung melesat. Julukannya sebagai Kuda Perkasa memang bukan main-main. Dalam hitungan detik, ia sudah tidak tampak di balik bukit. Sebaliknya, Jimbo melaju dengan sambil menjaga kecepatan dan staminanya. Ia sadari bahwa dalam urusan keduanya, ia bukan tandingan Jeko, oleh karena itu ia harus berhati-hati dan tidak boleh gegabah. Jeko yang jauh memimpin di depan tertawa lebar-lebar sambil terus memacu kecepatannya. Ia sudah tidak kuasa lagi membayangkan kemenangannya. Di hadapannya sudah tampak Bukit Curam, bukit terakhir dari deretan Bukit Timur.

Bukit Curam terkenal sebagai bukit paling berbahaya di daerah itu. Berbatu dan memiliki sudut tanjakan yang sempit. Siapa saja yang tidak berhati-hati pasti akan celaka. Di sisi lain, pemandangan dari atas Bukit Curam cukup indah. Dari sana terlihat jelas pemandangan hutan serta danau Leka yang luas dan banyak ikannya. Warga hutan sering berkumpul di danau tersebut, baik untuk mandi maupun sekedar untuk bersantai dan bersosialisasi.

Beberapa langkah menuruni Bukit Curam, perhatian Jeko terpecah. Di bawah, tampak Elena, kuda betina yang jadi incarannya sejak masa sekolah dulu, sedang mematut-matut tubuhnya di hamparan air danau yang jernih. Tidak lagi konsentrasi terhadap jalan di depannya, kaki kanan Jeko tanpa sengaja menabrak sebuah batu yang cukup besar.

Jeko oleng. Ia terjungkal dan menggelinding ke sisi kiri bukit sebelum akhirnya mencapai garis finish barunya di sebuah kubangan tepat di samping Elena yang melongo melihat adegan akrobat gratis. Byurrrrr.

Sejurus kemudian, Elena tertawa terbahak-bahak. Tanpa mempedulikan Jeko yang kesakitan setelah terguling-guling di bukit berbatu. Tanpa mempedulikan wajah Jeko yang merah padam. Tanpa mempedulikan kacamata hitam Jeko yang patah. Tanpa mempedulikan perasaan Jeko yang bingung antara menahan sakit dengan menahan malu.

Saat ia mencoba untuk berdiri (dengan diiringi tawa Elena yang masih berkesinambungan), terdengar sorak sorai warga hutan. Rupanya Jimbo telah tiba di garis finish. Agak terengah-engah, tapi setidaknya ia sampai ke tujuan dengan berlari, bukan dengan menggelinding.

Dari kejauhan, ia menatap Jeko (yang masih mencoba berdiri) dan Elena (yang masih terus tertawa). Jimbo juga suka pada Elena dan ia mungkin akan melakukan kesalahan yang sama seperti Jeko seandainya ia tidak menggunakan kacamata kudanya. Ya, kacamata itulah yang membantunya untuk tetap berkonsentrasi sepanjang lomba.

Jimbo mengangkat kaki kanannya, ingin berjalan ke arah Jeko. Tapi kawan-kawan dan penghuni hutan lainnya mulai mengerubunginya, sibuk memberinya selamat dan memintanya bercerita tentang perasaannya. Akhirnya Jimbo pun membatalkan niatnya untuk membantu Jeko. Semoga ia baik-baik saja, gumamnya.

Setiap orang mungkin membutuhkan kacamata kuda agar tetap fokus dengan apa yang harus dikerjakannya.

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Jangan lewatkan cerita Hewan Moyet Terkuat

Thank you for reading article Hewan Kuda Berkacamata Hitam




[Krupuk 13] Yakin, Persiapkan, dan Tunggu

Di awal Romadhon, bahkan di akhir bulan Syaban, tiket kereta api dan pesawat sudah diborong orang-orang yang berencana mudik di akhir Romadhon. Untuk mendapatkan tiket tertanggal sesuai rencana mereka,apapun mereka lakukan. Biaya berapapun mereka siap mengeluarkannya. Begitu yakinnya mereka akan datangnya hari yang sudah mereka rencanakan untuk mudik.

Mereka yakin akan terwujudnya rencana mereka. Segala hal untuk mempersiapkannya mereka lakukan dengan baik. Urusan-urusan yang akan mereka tinggalkan saat mudik mereka siapkan antisipasinya. Segala biaya yang dibutuhkan juga disiapkan. Dan dengan ijin Tuhan akhirnya mereka bisa menjalankan rencana mereka dengan baik.Mereka berhasil menjalankan rencana karena dua hal, mereka mempersiapkan dengan baik dan Tuhan mengijinkan terjadi. Mereka mempersiapkan dengan baik karena mereka yakin akan datangnya hari yang mereka rencanakan, meskipun tidak bisa seratus persen karena ada unsur Ijin dari Tuhan.

Teman-teman bila kita bisa merencanakan dan mempersiapkan rencana jangka pendek, berarti begitu pula dengan rencana jangka panjang, bahkan cita-cita kita atau impian atau visi. Tidak ada bedanya khan jangka pendek atau jangka panjang, sama-sama tidak bisa kita pastikan hari itu akan terjadi, semua tergantung Tuhan. Bila kita bisa yakin pada rencana jangka pendek, kenapa pula kita tidak yakin pada cita-cita kita seyakin rencana jangka pendek kita.

YAKINLAH PADA IMPIAN ANDA, maka anda akan mempersiapkannya dengan baik. Selanjutnya tinggal menunggu IJIN DARI TUHAN.

Hiduplah efektif dan berbahagialah.

Thank you for reading article [Krupuk 13] Yakin, Persiapkan, dan Tunggu

Kisah Tiga Orang Tuli Dan Guru Bisu



Kisah Tiga Orang Tuli Dan Guru Bisu - Pada suatu ketika, hiduplah seorang penggembala miskin. Setiap hari ia menggiring domba-dombanya ke bukit mencari rumput segar. Dari sana ia memandangi desa tempat ia tinggal bersama keluarganya. Ia tuli, tetapi itu tak jadi masalah baginya.

Suatu hari istrinya lupa mengirim bungkusan makan siangnya, juga tidak menyuruh anak mereka untuk membawakannya. Sampai tengah hari kiriman itu tidak datang juga. Si penggembala itu berpikir, Aku akan pulang dan mengambilnya. Aku tidak dapat berdiam di sini sepanjang hari tanpa sepotong makanan. Namun ia tidak dapat meninggalkan domba-dombanya. Tiba-tiba ia memperhatikan seorang pemotong rumput di tepi bukit. Ia menghampirinya dan berkata, Saudaraku, tolong jaga domba-dombaku ini dan awasi jangan sampai tersesat atau berkeliaran. Aku akan kembali ke desa karena istriku begitu bodoh lupa mengirim makan siangku.

Ternyata pemotong rumput itu juga tuli. Ia tidak mendengar satu kata pun yang diucapkan, dan sama sekali salah paham terhadap maksud si penggembala.

Katanya, Mengapa aku harus memberi rumput untuk ternakmu? Sedangkan aku sendiri memiliki seekor sapi dan dua ekor kambing di rumah. Tidakkah kau lihat, aku ini harus pergi jauh demi mencari rumput bagi ternak-ternakku.

Kisah Tiga Orang Tuli Dan Guru Bisu [fotografer]

Kisah Tiga Orang Tuli Dan Guru Bisu [fotografer]

Tidak, tinggalkan aku. Aku tidak ada urusan dengan orang sepertimu yang hanya ingin enaknya sendiri mengambil milikku yang cuma sedikit ini. Ia menggerakkan tangannya dan tertawa kasar.

Si penggembala tidak mendengar apa yang dikatakan oleh si pemotong rumput.

Katanya, Oh, terima kasih kawan, atas kebaikkan dan kesediaanmu. Aku akan segera kembali. Semoga keselamatan dan berkah tercurah atas dirimu. Engkau telah meringankan bebanku. Ia segera berlari ke desa menuju gubuknya yang sederhana. Di sana ia mendapati istrinya sakit demam dan sedang dirawat oleh para istri tetangga.

Kemudian, si penggembala itu mengambil bungkus makanan dan berlari kembali ke bukit. Ia menghitung domba-dombanya dengan cermat. Semuanya masih lengkap seperti semula. Ia lalu melihat si pemotong rumput masih sibuk memotong rumput segar. Si penggembala ini berkata pada dirinya sendiri, Ah, betapa luar biasa pribadi si pemotong rumput ini. Benar-benar dapat dipercaya. Ia sudah menjaga domba-dombaku agar tidak terpencar bahkan tidak mengharapkan terima kasih dariku. Aku akan memberinya domba pincang ini. Sebenarnya domba pincang ini akan kusembelih sendiri, namun biarlah aku berikan pada si pemotong rumput itu agar bisa jadi makan malam yang lezat bagi keluargnya.

Ia pun memanggul domba pincang yang dimaksud di atas bahunya, menuruni bukit dan berteriak pada si pemotong rumput, Wahai saudaraku!, ini hadiah dariku, karena engkau telah menjaga domba-dombaku selama aku pergi. Istriku yang malang menderita demam, itulah mengapa ia tidak mengirimkan aku makan siang.

Pangganglah domba ini untuk makan malammu nanti malam; lihat domba ini kakinya pincang dan memang akan aku sembelih!

Tetapi disisi lain, si pemotong rumput tidak mendengar kata-katanya dan berteriak marah, Penggembala busuk! Aku tidak tahu apapun yang terjadi selama kau pergi. Jadi jangan salahkan aku atas kaki pincang dombamu! Sedari tadi aku sibuk memotong rumput, dan tidak tahu mengapa hal itu terjadi!. Pergilah, atau aku akan memukulmu!

Si penggembala itu amat heran melihat sikap marah si pemotong rumput, tetapi ia tidak dapat mendengarkan apa yang dikatakannya. Tiba-tiba ada seorang melintas di antara mereka dengan menunggang seekor kuda yang bagus. Si penggembala menghentikan si penunggang kuda itu dan berkata, Tuan penunggang kuda yang mulia, aku mohon katakan padaku apa yang diucapkan oleh pemotong rumput itu. Aku ini tuli, dan tidak tahu mengapa ia menolak pemberianku berupa seekor domba ini, malah marah-marah seperti itu.

Si penggembala dan si pemotong rumput mulai saling berteriak pada si penunggang kuda untuk menjelaskan kemauannya masing-masing. Si penunggang kuda itu turun dan menghampiri mereka. Ternyata penunggang kuda itu pun sama tulinya. Ia tidak mendengar apa-apa yang kedua orang itu katakan. Justru, ia ini sedang tersesat dan hendak bertanya dimana dirinya saat ini. Tetapi ketika melihat sikap keras dan mengancam dari ke dua orang itu, akhirnya ia berkata, Benar, benar, saudara. Aku telah mencuri kuda ini. Aku mengakui, tetapi aku tidak tahu kalau itu milik kalian. Maafkan aku, karena aku tidak dapat menahan diriku dan bertindak mencuri.

Aku tidak tahu apa-apa tentang pincangnya domba ini! teriak pemotong rumput. Suruh ia mengatakan padaku mengapa pemotong rumput itu menolak pemberianku, desak si penggembala, aku hanya ingin memberikannya sebagai penghargaan tanda terima kasihku.

Aku mengaku mengambil kuda. Aku akan kembalikan kuda ini. kata penunggang kuda, tapi aku tuli, dan tidak tahu siapa di antara kalian pemilik sesungguhnya kuda ini.

Pada saat itu, dari kejauhan, tampak seorang guru tua berjalan. Si pemotong rumput lari menghampirinya, menarik jubah lusuhnya dan berkata, Guru yang mulia, aku seorang tuli yang tidak mengerti ujung pangkal apa yang dibicarakan oleh kedua orang ini. Aku mohon kebijaksanaan anda, adili dan jelaskan apa yang mereka teriakkan.

Namun, si Guru tua ini bisu dan tidak dapat menjawab, tapi ia mendatangi mereka dan memandangi ketiga orang tuli tersebut dengan penuh selidik.

Sekarang ketiga orang tuli itu menghentikan teriakan mereka. Guru itu memandangi sedemikian lama dan dengan tajam, satu per satu hingga ketiga orang itu merasa tidak enak. Matanya yang hitam berkilauan menusuk ke dalam mata mereka, mencari kebenaran tentang persoalan tersebut, mencoba mendapatkan petunjuk dari situasi itu.

Tetapi ketiga orang tuli itu mulai merasa takut kalau-kalau guru tua itu menyihir mereka atau mengendalikan kemauan mereka. Tiba-tiba si pencuri kuda meloncat ke atas kuda dan memacunya kencang-kencang. Begitu juga si penggembala, segera mengumpulkan ternaknya dan menggiringnya jauh ke atas bukit. Si pemotong rumput tidak berani menatap mata guru tua itu, lalu ia mengemasi rumputnya ke dalam kantong dan mengangkatnya ke atas bahu dan berjalan menuruni bukit pulang ke rumahnya.

Guru tua itu melanjutkan perjalanannya, berpikir sendiri bahwa kata-kata merupakan bentuk komunikasi yang tidak berguna, bahwa orang mungkin lebih baik tidak pernah mengucapkannya!

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Jangan lewatkan cerita tentang Penjual Ikan

Thank you for reading article Kisah Tiga Orang Tuli Dan Guru Bisu




Kata Mutiara Tentang Orang Sukses



Kata Mutiara Tentang Orang Sukses

Kata Mutiara Tentang Orang Sukses [lesleyanneyp]

Kata Mutiara Tentang Orang Sukses Jika ingin menjadi orang sukses, maka belajarlah pada orang-orang yang telah sukses. Berikut kata mutiara tentang orang sukses:

  • Vince Lombardi pernah berkata, Perbedaan antara orang yang sukses dengan orang yang tidak sukses itu bukan kurangnya kekuatan dan kurangnya pengetahuan, tapi kurangnya keinginan.
  • Dale Carniege mengatakan, Orang yang sukses itu bisa mengubah kesalahannya sebagai keuntungan; lalu ia mencoba kesalahannya itu dengan cara yang berbeda.
  • Chanakya pernah berkata, Sebelum mulai bekerja, selalu tanyakan 3 hal pada diri sendiri. 1) Mengapa saya melakukannya. 2) Apa kira-kira hasilnya. Dan 3) Akankah saya bisa sukses. Hanya satu jawaban paling memuaskan dari ketiga pertanyaan tadi. Teruskan!!
  • Brian Tracy mengungkapkan, Orang yang sukses itu selalu mencari kesempatan untuk membantu orang lain. Sementara orang yang tidak sukses itu selalu menanyakan, Apa untungnya bagiku?
  • Tony Robbins mengungkapkan, Orang yang sukses itu orang yang bisa mengajukan pertanyaan dengan baik; karena itu mereka mendapatkan jawaban yang lebih baik pula.
  • Golda Meir menyarankan kepada kaum hawa, Agar menjadi wanita yang sukses, kau harus lebih baik dari kaum lelaki.
  • Orang bijak mengatakan, Jika kau akan jadi orang sukses, jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah bekerja.
  • Orison Sweet Marden mengungkapkan, Orang yang berpengaruh itu adalah orang yang sukses, baik dia itu kaya ataupun miskin.
  • Bernard Baruch mengatakan, Kebanyakan orang sukses yang aku temui adalah orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
  • Seseorang pernah berkata, Jika kau menginginkan kesuksesan, maka jangan pernah iri akan kesuksesan orang lain.
  • David Brinkley mengatakan, Orang yang sukses itu adalah orang yang bisa membuat pondasi bangunan dengan batu bata yang dilemparkan orang lain kepadanya.
  • Orang bijak bilang, Hal terberat hidup seorang yang sukses itu adalah mempertahankan kesuksesan.

Refrensi : berkata.com dan jagatmotivasi.com

Silahkan baca juga tentang Sukses adalah Pilihan

batu bata, bijak, carniege, kata bijak, kata mutiara, kata mutiara tentang orang sukses, kesempatan, kira kira, lelaki, marden, Motivasi Diri, mulai, orang sukses, pengetahuan, sukses

Thank you for reading article Kata Mutiara Tentang Orang Sukses




10 Ciri Orang Sukses



10 Ciri Orang Sukses

10 Ciri Orang Sukses [southcapitalbank]

10 Ciri Orang Sukses - Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Gampang. Berikut ini adalah indikasi-indikasi yang bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini, berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan:

1. ORANG KAYA BISA MEMBERI

Seseorang bisa dikatakan kaya kalau sudah bisa memberi. Mengapa? Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia sering bingung harus taruh di mana. Daripada mubazir, tercecer-cecer, rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan saja pada orang yang membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih orang Rp. 100 perak atau Rp. 100 ribu. Pokoknya siapapun yang bisa memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.

 2. ORANG KAYA TIDAK REWEL

Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji nggak rapi? So what? Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yang melayani Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga pelayan). Jadi sangat tidak wajar kalau kita menuntut orang yang melayani kita itu haruslah orang yang sangat rapi, sangat sopan, cerdas, dan perfeksionis. Bayangkan pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa-bisa, teman-teman Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya. Karena itu, kalau pelayan yang melayani Anda nggak rapi, toko yang Anda kunjungi lusuh, pegawai toko tidak tersenyum pada Anda/jutek, atau pramusaji lupa/kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, Anda cukup tersenyum pada mereka. Nggak apa-apa, itu adalah hal wajar, karena mereka ada untuk melayani Anda. Dan seorang pelayan tidak harus lebih baik daripada Anda.

 3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG

Orang kaya nggak pernah mikir soal hitung-hitungan. kalau teman yang minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah, toh cuman 1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah masih ada kok. Dan lagi kalau dia nggak ngembaliin, ya ngapain harus ngejar dia atau maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat ngancam-gancam segala? Justru orang kaya punya sikap yang berpasrah. Kalau yang minjam tidak bisa mengembalikan, ya udah, pasrahkan saja uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya, justru hati yang besar itu yang terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yang punya hati besar.

 4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA

Orang kaya tidak pernah minta-minta pada tetangga atau saudara-saudaranya. Mereka punya harga diri yang cukup tinggi, dan selalu berusaha untuk mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya. Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri. Ya lho itu makanan paling mewah yang pernah ada di dunia ini. Carilah orang-orang di dunia, dan tantang mereka untuk makan Nasi dan Garam saja. Siapa yang bersedia? Hanya orang-orang berhati emas yang mampu bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang-orang kayalah yang punya hati yang terbuat dari emas.

 5. ORANG KAYA TIDAK IRI

Mengapa harus iri dengan tetanga yang punya mobil baru? Mengapa harus dengki pula dengan teman yang punya rumah mewah? Kita orang kaya kok. Kita punya semua yang mereka miliki, dan semuanya abadi. Nggak perlu takut digusur setiap saat, nggak perlu takut kebanjiran, nggak perlu pusing mikirin gimana bayar cicilan dan pajaknya setiap bulan. Dan yang pasti, nggak perlu takut bakal dicuri atau dibobol orang. Semuanya aman dan nggak pake ribet. Coba pikir dengan semua kekayaan yang kita miliki dan fasilitas serba wah semacam itu, masih perlukah Anda iri pada tetangga dan teman-teman Anda?

 6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH

Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Atau bahkan mencibir kita? Trus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya nggak tuh. Karena saya orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yang luas. Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang. Bukti kalau orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya. Dia akan menampung semuanya dan tidak memendamnya. Dia tidak akan frontal membalas semua omongan miring itu. Ngapain ngehabisin tenaga dan waktu buat gituan? Orang kaya justru memusatkan pikirannya untuk mencari cara agar bisa menjadi lebih kaya. Jadi buat marah-marah, caci maki orang, atau ngatain orang nggak deh. Itu bukan gawean orang kaya.

 7. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP

Orang kaya tahu harus kemana. Karena itu dia nggak gampang dipelintir, dibeli, atau disuap orang. Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia akan melihat apa yang buruk dan yang baik dengan sangat transparan, nggak ada istilah zona abu-abu. Dia punya pertimbangan yang baik dan berani mengambil keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yang diambilnya. Nggak ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu nggak ada harga diri namanya. Orang kaya kok nggak punya harga diri? Memalukan sekali!!!

 8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN

Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama. Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun tanpa prasangka. Orang kaya itu nggak picik. Mereka akan sangat antusias menemui lawan yang mengajak bertemu dan berdamai. Mereka juga akan sangat menghargai saran orang-orang, baik yang membangun apalagi yang menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang-orang yang berempati maupun yang tidak bersimpati padanya. Semua orang di matanya sama. Dia memang bukan Tuhan, dan tentu saja porsi persahabatan dengan teman dan musuh juga dia bedakan. Namun dalam kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan teman sekalipun) membutuhkan dirinya, dia akan selalu ada.

 9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA

Orang itu bisa kaya kalau menghormati orang tua. Nggak percaya? Tengoklah Surga itu ada di telapak kaki ibu.. Kekayaan mana yang lebih besar dari surga? Karena itu, orang kaya sangat menekankan sikap sopan pada orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka, tetapi anak-anak selalu menjunjung orang yang lebih tua itu. Mereka akan bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam. Jadi jika ingin menjadi kaya, tetap kaya, bahkan semakin kaya, kuncinya hanya 1: hormatilah orang tua/orang yang dituakan. Lakukan dengan hati yang iklas. Tanpa menunggu waktu lama, hartamu akan bertambah banyak.

 10. ORANG KAYA TAKUT TUHAN

Berapa pun hasil yang kau peroleh hari ini, semuanya berasal dari Tuhan. Tuhan punya kehendak dan bisa membuatmu sukses, serta membuatmu hancur. Ketika kau takut pada Tuhan, Dia akan memberikan apa yang kau mau. Tetapi jika kau sombong, hanya dengan meniupkan sedikit nafas-Nya, maka habislah engkau. Karena tahu bahwa semua hartanya berasal dari Tuhan, maka orang kaya selalu punya rasa takut dan selalu taat padaNya. Mereka akan rajin memuji Allah, menyembah Dia, dan selalu memiliki rasa syukur. Semua mereka lakukan, karena Allah telah bermurah pada mereka.

Inilah ciri-ciri orang kaya yang benar-benar kaya sekaya-kayanya. Jika Anda telah melakukan semua hal ini, maka sudah sangat jelas kalau Anda adalah orang kaya. Tetapi, jika Anda tidak melakukan semuanya, tidak perduli berapa besar hartamu ditabunganmu, dana investasi, atau reksa danamu, engkau hanyalah orang miskin yang paling hina di dunia ini.

Jadi, jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia: lakukanlah hal ini!!! Dan jika semuanya Anda lakukan, sudah dapat dipastikan : Andalah ORANG TERKAYA DI DUNIA!!!

Refrensi : birotiket dan jagatmotivasi.com

Lihat juga tulisan tentang Alfabet Sukses

Thank you for reading article 10 Ciri Orang Sukses




[Krupuk 14] Be Yourself, Be Better, Be Happy

Be yourself

Jadilah diri sendiri

Kata-kata motivasi yang bagus, menenangkan . Tapi hati-hati memaknainya!

Saya dibesarkan di lingkungan mayoritas suku yang cara berbicaranya bernada keras. Sesama kami  sudah terbiasa berbicara dengan nada keras (ada juga yang bilang kasar), dan tidak ada masalah. Saat saya ditempatkan bekerja di Jakarta saya bertemu dengan orang-orang dari beragam suku. Dan ternyata gaya bicara saya yang paling keras atau kasar. Banyak teman-teman yang mengomentari, bahkan mengeluhkan, cara saya berbicara.

Saat awal menikah, sering sekali saya dan istri bertengkar karena salah paham dengan cara saya berbicara. Istri berani mengeluh dan protes dengan kekasaran saya, bagaimana dengan keluarga besarnya yang beradat lemah lembut? Mereka pasti sungkan menyampaikan ketidakberkenanan mereka terhadap gaya saya yang kasar.

Awalnya saya bangga menjadi diri sendiri, saya bangga dengan kekasaran saya. Ditambah lagi dengan temperament saya yang sangat mudah naik. Saya bangga punya ciri khas kasar dan mudah marah.

Dengan berjalannya waktu, saya merasakan bahwa saya bangga tapi tidak nyaman. Saya bangga tapi kurang bahagia. Perselisihan-perselisihan yang terjadi disebabkan ciri khas saya membuat saya tidak nyaman.Semakin banyaknya orang yang sakit hati karena ciri khas saya mengikis kebahagiaan saya.

Maka saya putuskan untuk berubah.

 Saya tidak ingin berubah menjadi orang lain. Saya hanya ingin berubah menjadi lebih bahagia. Saya ingin berubah agar bisa membahagiakan.

Kisah Induk Bebek



Kisah Induk Bebek

Kisah Induk Bebek [bebekpeking]

Kisah Induk Bebek - Waktu itu disaat para hewan hidup rukun seperti manusia. Suatu ketika seekor induk bebek duduk di peternakan. Seekor ayam jago datang menghampirinya dan berkata, Oh induk bebek yang baik hati maukah menolongku membersihkan bulu-buluku yang kotor ?

Baiklah, mari kusikat dan kubersihkan bulu-bulumu wahai paman Ayam jawab induk bebek Terima kasih, kau baik sekali Ayam jago sangat senang. Tak lama setelah induk bebek selesai membersihkan bulu-bulu paman ayam, datanglah seekor Keledai dan berkata kepada induk bebek, Oh induk bebek cintaku, maukah menolongku membawakan kantong-kantong iniberat sekali, aku tak kuat membawanya sendiri

Baiklah mari ku bantu membawakannya untukmu jawab induk bebek Terima kasih, kau baik sekali Nona Keledai sangat senang. Kemudian datanglah lagi seekor kucing kepada induk bebek dan berkata, Oh induk bebek, aku mengotori lantai rumah majikanku. Maukah kau menolongku membersihkannya?

Aku lelah, tapi baiklahaku akan menolongmu membersihkan lantai rumah majikanmu jawab induk bebek Terima kasih, kau baik sekali, aku akan mengingat kebaikanmu. Pak Kucing senang sekali sambil tersenyum ramah.

Induk bebekkemarilahmaukah menolongku? Nona sapi tampak kebingungan. Ada apa nona sapi? induk bebek bertanya, Kau kelihatan begitu bingung.

Lonceng kecil di leherku tidak mau berbunyimaukah kau melihat dan memperbaikinya?, Oh tentutenanglah sebentar, aku akan menolongmu jawab induk bebek. Terima kasih, kau baik sekali kawan sekarang aku dapat berjalan lagi dengan nyaman. Nona sapi senang sambil tersenyum malu malu.

benar -benar hari yang sangat melelahkanaku menghabiskan waktu untuk melakukan pekerjaan ini dan itu, tapi aku senang dapat membantu kawan kawanku . Induk bebek beristirahat karena hari sudah sangat malam.

Keesokan harinya, dipagi yang cerah, induk bebek pergi ke ladang gandum. Di pinggir lumbung Ia bertemu dengan Ayam jago. Selamat pagi Ayam jago, aku hendak ke ladang gandummaukah kau membantuku memotong gandum? induk bebek bertanya. Oh aku sedang sibuk sekali induk bebek jawab paman Ayam sambil menyisir bulu bulunya yang indah.

Ya,baiklah kalau begitu biar ku potong sendiri gandum gandum ini. Setelah memotong gandum, induk bebek pergi memetik apel. Di Bawah pohon apel, Nona Keledai sedang duduk bercermin.

Selamat pagi Nona Keledai, aku hendak memetik apel, maukah kau membantuku mengumpulkannya? induk bebek bertanya. Oh maaf induk bebek, aku sedang terburu-buruaku harus pergi sekarang , jawab Nona keledai sambil membereskan peralatan kosmetiknya yang berceceran. Ya,baiklah kalau begitu biar kupetik dan kukumpulkan sendiri apel -apel itu nanti. Induk bebek bekerja sendiri.

Sepulangnya dari memetik apel, induk bebek pergi ke gudang mengambil sekantong gula, sekantong tepung, sebotol sirup, sepuluh butir telur dan dua bongkah besar mentega. Di depan pintu gudang ia bertemu dengan Pak Kucing dan induk bebek bertanya, Pak Kucing maukah membantuku membawakan barang-barang ini ke dapur bersamaku?. Oh aku tidak sempat induk bebek, banyak pekerjaan yang harus kulakukan jawab Pak Kucing sambil menjilati tangannya.

Ya,baiklah kalau begitu biar kubawa sendiri barang-barang ini ke dapur jawab induk bebek. Dan sesampainya di dapur, induk bebek harus mengeluarkan sekarung besar batu bara. Tapi untunglah, Nona sapi ada di dekat sana.

Hai Nona Sapi, kemarilah sebentar. Maukah kau menolongku mengeluarkan sekarung batu bara ini? pinta induk bebek. Oh induk bebek, kotor sekali karung itulagipula aku ada janji dengan paman Ayam, Nona Keledai dan Pak Kucing jawab Nona Sapi.

Ya,baiklah kalau begitu biar kuangkat sendiri karung batubara ini jawab induk bebek. Sesudah itu mulailah induk bebek membuat kue tart apel yang besar dan enak, karena semua bahan yang dia butuhkan sudah lengkap. Kue itu kemudian ditaruh di pinggir jendela dapur.

Oh..oh apakah kalian juga menciumnya, harum sekaliini pasti kue apel yang sangat enak kata Pak Kucing. Tentu,tentu kami juga dapat menciumnya.ayo kita cari darimana asalnya jawab Ayam jago, Nona Keledai dan Nona Sapi.

Di depan jendela, induk bebek sudah bersiap-siap menikmati kue tart apelnya ketika kawan kawannya datang dan berkata, Induk bebek, maukah kau membagi kue tart apelmu kepada kami, enak sekali kelihatannya kata mereka.

Ohaku membuatnya seorang diri dan kalian tidak mau membantuku, jadi akupun akan memakannya seorang diri kata induk bebek. Mendengar itu, Ayam jago, Nona Keledai, Pak Kucing dan Nona Sapi tampak kecewa dan malu.

Induk bebek lalu berkata, Tapi karena kalian adalah kawan-kawanku, aku akan memberikan kue tart apel ini juga kepada kalian. Akhirnya merekapun makan bersama dengan bahagia

Sifat manusia terkadang seperti nona keledai, nona sapi dll, membutuhkan disaat mereka dalam keadaan susah saja, tetapi di saat teman dalam kesusahan mereka tidak peduli. Apakah Anda masih seperti nona keledai, nona sapi, pak kucing dan ayam??

Refrensi : emotivasi dan jagatmotivasi.com

Silahkan baca juga cerita tentang Hewan Kupu Kupu

Thank you for reading article Kisah Induk Bebek




Sponsor

Popular Posts

Blog Archive

Powered by Blogger.

About Me

My Photo

saya sangat senang berbag tentang apa saja